Announcement

Announcement Module
Collapse
No announcement yet.

Pengertian Dan Manfaat Olahraga Berkuda

Page Title Module
Move Remove Collapse
X
Conversation Detail Module
Collapse
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts

  • Pengertian Dan Manfaat Olahraga Berkuda



    Aktifitas Olahraga Berkuda memang hanya sering dilakukan oleh beberapa orang saja , namun apak kalian tau ? Olahraga berkuda Banyak menyimpan beberapa manfaat bagi kesehatan , Berkuda tidak hanya sekedar olahraga sebagian masyarakat menjadikan akrifitas Berkuda itu merupakan salah satu Hobinya
    .



    Berkuda





    Berkuda adalah sebuah hal yang jarang dilakukan oleh Masyarakat kita umumnya jika bukan karena satu moment atau pagelaran-pagelaran akbar tertentu. hubungan manusia dengan kuda selalu di identik-kan dengan “Koboi”, “Pahlawan” atau seorang “Raja” yang tergambar di tokoh-tokoh film klasik. Dengan cepat berlari dan melompat merupakan kerangka dasar yang ditunjuk-kan oleh kuda .

    Rasulullah bersabda :


    “Kuda itu ada tiga macam: kuda Allah, kuda manusia dan kuda syaitan. Adapun kuda Allah ialah kuda yang disediakan untuk berperang di jalan Allah, maka makanannya, kotorannya, kencingnya dan apanya saja – mempunyai beberapa kebaikan. Adapun kuda syaitan, yaitu kuda yang dipakai untuk berjudi atau untuk dibuat pertaruhan, dan adapun kuda manusia, yaitu kuda yang diikat oleh manusia, ia mengharapkan perutnya (hasilnya), sebagai usaha untuk menutupi kebutuhannya.


    (Riwayat Bukhari dan Muslim)





    Sejarah Berkuda





    Harus diakui olahraga Pacuan kuda ternyata merupakan bagian sejarah yang dibangun oleh bangsa belanda . Dimana , pacuan kuda ini dilakukan pada hari-hari pasar dan ulang tahun ratu belanda. Pada kenyataannya, banyak daerah-daerah yang juga ikut melakukan kegiatan pacuan kuda tersebut hingga dibuatlah ternak-ternak tradisional yang diantaranya terletak di Sumatra Barat, Sumatra Utara, Jawa Tengah, JawaTimur, Sulawesi Utara, Selawesi Selatan dan Nusa Tenggara. Kemudian melahirkan kuda kuda pacu lokal yang diberi nama kuda Batak, kuda Minahasa, kuda Sumba, kuda Priangan, kuda Mangatas dan kuda Sandel. Olahraga kepiawaian menunggang kuda mulai familiar ketika prajurit-prajurit Belanda mulai rutin mengadakan lomba lompat rintangan (jumping) yang pada saat itu digelar di kavaleri kota Cimahi yang dahulunya merupakan bagian dari kota bandung.


    Selengkapnya .........




  • #2
    1. Tips Belanja Online
    2. Tentang Jantung Yang Perlu Diketahui
    3. Pengobatan Kanker Tanpa Operasi Dan Tanpa Efek Samping

    Comment

    Working...
    X